BAB IV

HASIL DAN PENELITIAN

4.1 Uji validitas dan reliabilitas butir pertanyaan Pengaruh trust in brand terhadap brand loyalty konsumen teh botol Sosro

Tabel 4.1

Tabel 4.2

 

Tabel 4.3

 

Tabel 4.4

 

 

Tabel 4.5

 

 

 

 

Tabel tersebut merupakan output Uji validitas dan reliabilitas untuk Trust in Brand terhadap Brand Loyalty konsumen teh botol Sosro. Pada tabel tersebut terlihat butir-butir pertanyaan yang menjadi alat ukur mengenai trust in a brand terhadap brand loyalty konsumen the botol Sosro adalah valid. Hal ini dapat dilihat dari hasil korelasi skor butir pertanyaan 1 sampai dengan 22 nilainya lebih besar dari r kritis yaitu 0,361.

Sedangkan nilai reliabilitas dari pengaruh Trust In a Brand terhadap Brand Loyalty ini sebesar 0,969.. Diketahui nilai Cronbach Alpha adalah 0,969 Menurut Sugiyono (2003), reliabilitas kurang dari 0,6 adalah kurang baik, sedangkan 0,7 dapat diterima dan diatas 0,8 adalah baik. Karena nilai Cronbach Alpha diatas 0,8 maka hasil sangat realibel.

Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa butir pertanyaan pengaruh Trust in Brand terhadap Brand Loyalty telah memenuhi persyaratan Validitas dan Realibilitas.

Pada program SPSS, pengujian validitas dan reliabilitas menjadi satu menu yaitu disajikan pada pengujian reliabilitas instrumen. Pada penelitian ini pengujian reliabilitas dengan internal consistency, dilakuakn dengan sekali coba saja. Pengujian reliabilitas instrumen dilakukan dengan metode ALPHA Cronbach. Butir pertanyaan yang valid dilihat pada nilai Corrected Item- Total Correlation harus lebih besar dari nilai r kritis yaitu 0,361 sehingga mencerminkan good item.

 

4.2 Analisis Regresi Berganda

Dalam analisis regresi pada penelitian ini menggunakan SPSS versi 15, adapun hasil perhitungannya sebagai berikut:

 

Tabel 4.32

Analisis Regresi Pengaruh Trust in a Brand terhadap Brand Loyalty.

 

Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig.
B Std. Error Beta B Std. Error
1 (Constant) -4.618 1.573 -2.936 .004
brand characteristic .099 .048 .138 2.060 .042
company characteristic .884 .114 .447 7.766 .000
consumer brand characteristic .556 .078 .477 7.130 .000

a Dependent Variable: brand loyalty

 

Sumber : Hasil data olahan SPSS

Berdasarkan tabel 4.31 tentang analisis regresi tersebut maka dapat diketahui bahwa persamaan regresi linier adalah sebagai berikut :

Y = – 4,618 + 0,099 X1 + 0,884 X2 + 0,556 XKeterangan :

Y = Brand Loyalty

X1 = Brand Characteristic

X2 = Company Characteristic

X3 = Consumer Brand Characteristic

Konstanta sebesar -4,618 menyatakan bahwa jika tidak ada brand characteristic, company characteristic, dan consumer – brand characteristic ( X1, X2, X3 adalah 0), maka tidak ada brand loyalty. Koefisien regresi brand characteristic ( X1 ) sebesar 0.099, artinya jika variabel independen lain nilainya tetap dan brand characteristic mengalami kenaikan 1% maka brand loyalty akan mengalami peningkatan sebesar 0,099. Company characteristic ( X2 ) sebesar 0,884, artinya jika variabel independen lain nilainya tetap dan company characteristic mengalami kenaikan 1% maka brand loyalty akan mengalami peningkatan sebesar 0,884. Selanjutnya  consumer – brand characteristic ( X3) sebesar 0,556, artinya jika variabel independen lain nilainya tetap dan company characteristic  mengalami kenaikan 1% maka brand loyalty akan mengalami kenaikan sebesar 0,556. Semuanya bertanda positif. Artinya terjadi pengaruh yang positif / searah antara variabel trust in a brand dengan variabel brand loyalty, semakin tinggi trust in a brand maka semakin meningkat brand loyalty.

 

4.3  Analisis Korelasi

a.      Analisis Korelasi Berganda

Tabel 4.3.1

            

Berdasarkan tabel 4.30 diatas nilai dapat dilihat R menunjukan korelasi berganda, yaitu korelasi antara dua atau lebih variabel independen terhadap variabel dependen. Nilai R berkisar antara 0 sampai 1. Angka R pada tabel 4.32 di dapat 0,862, artinya korelasi antara variabel brand characteristic, company characteristic, dan consumer brand characteristic terhadap brand loyalty sebesar 0,862. Hal ini berarti terjadi hubungan yang sangat kuat karena menurut interpretasi koefisien korelasi nilai 0,80 – 1,00 mempunyai hubungan yang sangat kuat.

Adjusted R square sebesar 0,735 hal ini menunjukan sumbangan pengaruh variabel trust in a brand sebesar 73,5% terhadap variabel brand loyalty.  Sedangkan sisanya sebesar 26,5% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model ini.

 

b.      AnalisisKorelasi Partial

Untuk mengetahui hubungan koefisien korelasi antara masing-masing variabel bebas yaitu X1 (brand characteristic) X2 (company characteristic), X3 (consumer brand characteristic) terhadap variabel terkikat yaitu Y (brand loyalty

 

Tabel 4.3.2

 

Dari tabel 4.31 dapat dilihat korelasi antara brand characteristic terhadap brand loyalty yaitu sebesar 0,604 yang artinya mempunyai hubungan yang kuat antara brand characteristic terhadap brand loyalty, karena menurut interpretasi koefisien korelasi nilai 0,60 – 0,79 mempunyai arti hubungan yang kuat. Untuk korelasi antara company characteristic terhadap brand loyalty yaitu sebesar 0,690 yang artinya mempunyai hubungan yang kuat antara company characteristic terhadap brand loyalty. Sementara itu, korelasi antara consumer brand characteristic terhadap brand loyalty yaitu sebesar 0,737 yang artinya mempunyai hubungan yang kuat antara consumer brand characteristic  terhadap brand loyalty.

4.4  Uji F

Tabel 4.35

Dari tabel 4.32 diatas dapat dijelaskan bahwa nilai F hitung sebesar 92,485. dengan tingkat signifikan 0,000. setelah nilai F hitung maka harus dicari nilai F tabel (=0,05) adalah 2,699. Karena nilai F hitung lebih besar dibandingkan dengan F tabel (92,485 > 2,699) dengan tingkat signifikan 0,000 < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak, berarti brand characteristic, company characteristic, consumer-brand characteristic secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap brand loyalty pada minuman teh botol Sosro di kecamatan Pasar Minggu.

 

4.4  Uji t

Tabel 4.4.1

Uji t

Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig.
B Std. Error Beta B Std. Error
1 (Constant) -4.618 1.573 -2.936 .004
brand characteristic .099 .048 .138 2.060 .042
company characteristic .884 .114 .447 7.766 .000
consumer brand characteristic .556 .078 .477 7.130 .000

Sumber : Hasil data olahan SPSS

H0 di tolak                                                                                          H0 ditolak                                                                                                                                       H0 diterima

 

 

 

-1,985                                                                                                  1,985 2,060

 

Gambar 4.5 Kurva Uji Hipotesis brand characteristic dan brand loyalty

Ho ditolak                                                                                                Ho ditolak

 

H0 diterima

-1,985                                                                                                 1,985 7,766

 

Gambar 4.6 Kurva Uji Hipotesis company characteristic dan brand loyalty

 

Ho ditolak                                                                                         Ho ditolak

Ho diterima

 

 

 

               -1,985                                                                                       1,985 7,130

Gambar 4.7 Kurva Uji Hipotesis consumer brand characteristic dan brand loyalty

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

 

5.1 Kesimpulan

Berdasarkan koefisien korelasi berganda dapat dilihat angka R sebesar 0,862, ini menunjukan bahwa pengaruh antara brand loyalty dengan variabel independennya adalah cukup kuat, dan angka adjusted R square sebesar 0,735 atau 73,5 % hal ini menunjukkan bahwa persentase sumbangan pengaruh variabel independent (trust in a brand) terhadap variabel dependen (brand loyalty) sebesar 73,5% sedangkan sisanya sebesar 26,5% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model penelitian ini. Secara bersama-sama variabel trust in brand yang meliputi brand characteristic, company characteristic, consumer brand characteristic mempengaruhi brand loyalty. Besarnya pengaruh variabel trust in a brand tersebut adalah 92,485 dengan tingkat signifikan 0,000

Variabel brand characteristic (X1) secara signifikan berpengaruh terhadap brand loyalty (Y) sebesar 2,060 dengan tingkat signifikan 0,042.

Variabel company characteristic (X2) secara signifikan berpengaruh terhadap brand loyalty (Y) sebesar 7,766 dengan tingkat signifikan 0,000 .

Variabel consumer brand characteristic (X3) secara signifikan berpengaruh terhadap brand loyalty (Y) sebesar 7,130 dengan tingkat signifikan 0,000.

Dari ketiga variabel trust in a brand tersebut variabel yang paling dominan pengaruhnya terhadap brand loyalty yaitu company characteristic.

5.2     Saran

PT. Sinar Sosro sebaiknya senantiasa mempertahankan company characteristic . Hal ini disebabkan oleh variabel yang paling kuat dan dominan berpengaruh terhadap brand loyalty. Selain itu PT. Sinar Sosro untuk mempertahankan kepercayaan merek di benak konsumen harus lebih meningkatkan lagi di faktor trust in a brand yang lain seperti brand characteristic dan consumer brand characteristic. Upaya peningkatan kepercayaan konsumen terhadap brand characteristic tersebut dapat dilakukan melalui peningkatan intensitas kegiatan –kegiatan yang berhubungan dengan masyarakat sehingga citra dan kredibilitas perusahaan dapat terus terjaga.