BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Manajemen merupakan pendayagunaan sumber daya manusia (para karyawan) ataupun sumber daya lainnya (5M) MEN, MACHINES, MONEY, METHOD, MATERIALS dengan cara yang paling baik, agar dapat mencapai rencana-rencana dan sasaran-sasaran perusahaan (MADURA JEFF). Manajemen sebagai kolektivitas yaitu merupakan suatu kumpulan dari orang-orang yang bekerjasama untuk mencapai suatu tujuan bersama. Kolektivitas atau kumpulan orang-orang inilah yang disebut dengan manajemen, sedangkan orangnya yang bertanggung jawab atas terlaksananya suatu tujuan tersebut disebut manajer.Dimana manajemen tersebut memiliki beberapa fungsi pokok, diantaranya yaitu :

Ø  PLANNING ( PERENCANAAN)

Ø  ORGANIZATION ( ORGANISASI)

Ø  PENGARAHAN DAN PENGEMBANGAN ORGANISASI

Ø  CONTROLLING (PENGAWASAN)

Karena manajemen mempunyai fungsi-fungsi seperti diatas maka manajemen berperan penting di dalam sebuah usaha / perusahaan. Manajemen merupakan ujung tombak dari proses berhasil atau tidaknya suatu perusahaan. Semuanya bergantung pada fungsi-fungsi manajemen yang terdapat didalam perusahaan tersebut.

Ø  PLANNING            : Pada dasarnya yang dimaksud dengan perencanaan                                      yaitu memberi jawaban atas pertanyaan-pertanyaan apa                             (what), siapa (who), kapan (when), dimana (where),                      mengapa (why) dan bagaimana (how). Jadi                                                                        perencanaan yaitu fungsi seorang manajer yang                                                                     berhubungan dengan pemilihan dari sekumpulan kegiatan-                              kegiatan dan pemutusan tujuan-tujuan, kebijaksanaan                                     serta program yang  dilakukan untuk mencapai suatu tujuan                         yang diinginkan (A.ALLEN LOUIS) .

v  Pada perusahaan / Usaha ”Catering Flamboyan” ini planningnya meliputi :

{ What           : Produk yang dihasilkan yaitu berupa berbagai                                                                       jenis makanan pokok sehari-hari, terutama untuk                                                                   makan siang.Berbagai jenis bahan mentah dari                                                                        sayur mayur dan yang lainnya diolah menjadi                                                                          berbagai masakan yang menarik dan rasa yang                                                                      menggoda.

{ When          : Produk (masakan) ini diolah sejak pagi hari serta                                                                   di pasarkan / didistribusikan pada waktu jam                                                                         makan siang.

{ Where         : Proses produksi dilakukan dirumah produksi                                                                         bukan berupa pabrik.

{ Why            : Mengapa produk ini dibuat?  Produk ini dibuat                                                                     karena untuk memenuhi kebutuhan pangan para                                                                    konsumen yang tidak mempunyai waktu banyak                                                                          untuk menyajikan dan membuat masakan sendiri.

Untuk itu diperlukan cita rasa yang khas pada                                                                       setiap masakan agar produk (masakan) ini laku                                                                      dipasaran.

{ Who            : Target sasaran pada usaha ini yaitu para ibu rumah                                                   tangga, dan pegawai kantoran.

{ How            : Cara pembuatan produk ini ditargetkan agar dibuat                                                              dengan seefektif dan seefisien mungkin dengan                                                                    sumber daya yang tersedia. Dengan modal yang                                                                      tidak begitu relatif besar tetapi mendapatkan                                                                 keuntungan yang besar.

Inti dari Planning pada usaha ini yaitu usaha ini dibentuk dari usaha kecil-kecilan tetapi dengan mutu dan kualitas yang tinggi. Serta dapat terus berkembang dan menjadi usaha yang lebih besar dan maju. Dan dapat menguasai pangsa pasar.

Ø  ORGANIZATION :   Merupakan proses penyusunan anggota dalam bentuk                                   struktur organisasiuntuk mencapai tujuan organisasi dengan               sumber daya yang dimiliki dan lingkungan yang                                                             melingkupinya baik intern maupun ekstern.

* Unsur-unsur dasar yang membentuk organisasi yaitu :

1. Adanya tujuan bersama

2. Adanya kerjasama dua orang atau lebih

3. Adanya pembagian tugas

4. Adanya kehendak untuk bekerjasama

v  Organisasi sangat diperlukan didalam setiap usaha, agar usaha tersebut dapat berjalan dengan lancar. Pada usaha ”Catering Flamboyan” ini terdapat beberapa bagan organisasi singkat, yang meliputi :

WAKILPRESIDEN

PRESIDEN

PRODUKSI

Ø  MOTIVATING :        Pemberian semangat, inspirasi, dan dorongan kepada            bawahan agar mengerjakan kegiatan yang telah ditetapkan secara sukarela. Kemampuan seorang manajer untuk                                     memotivasi bawahannya akan mempengaruhi,           mengarahkan dan berkomunikasi akan menentukan        efektivitas manajer (Handoko, T.Hani).

v  Motivasi merupakan salah satu faktor berjalan dengan baik atau tidaknya suatu perusahaan / usaha, karena dengan pemberian motivasi kepada para karyawan, maka kualitas dan kuantitas kinerja para karyawan akan meningkat. Motivasi dapat diberikan dalam bentuk bonus, piagam, kenaikan pangkat, melalui pemenuhan kebutuhan para karyawan, pujian, dll

Ø  CONTROLLING:      Pengawasan dapat disebut juga sebagai evaluating    appraising atau correcting. Pengertian pengawasan yaitu proses penjaminan pencapaian tujuan organisasi. Langkah    awal suatu pengawasan sebenarnya adalah perencanaan dan       penetapan tujuan berdasarkan pada standar atau sasaran.

* Bentuk-bentuk pengawasan :

1. Pengawasan Pendahuluan (Feedforwad Control, Steering Controls)

Dirancang untuk mengantisipasi penyimpangan standard an                                  memungkinkan koreksi dibuat sebelum kegiatan terselesaikan.

2. Pengawasan Concurrent ( Concurrent Control)

Pengawasan “Ya-Tidak”, dimana suatu aspek dari prosedur harus                         memenuhi syarat yang ditentukan sebelum kegiatan dilakukan guna                 menjamin ketepatan pelaksanaan kegiatan.

3. Pengawasan Umpan Balik (Feedback Control, Past-Action Controls)

Mengukur hasil suatu kegiatan yang telah dilaksanakan, guna                               mengukur penyimpanan yang mungkin terjadi atau tidak sesuai dengan                         standar.

v  Pengawasan perlu dilakukan agar tidak terjadi penyimpangan

penyimpangan yang terjadi dalam usaha. Pengawasan yang dilakukan yaitu tidak hanya pengawasan terhadap sumber daya manusianya, tetapi terhadap MACHINES, MONEY, METHOD, dan MATERIALS.

* MAN                                    : Man yaitu sebagai sumberdaya manusia sangat perlu                                     diberikan pengawasan, terutama pengawasan dalam                               kinerja dan waktu. Apakah mereka telah bekerja dengan                                                  optimal. Karena jika para karyawan tidak bekerja secara                               optimal maka akan memberikan kerugian pada usaha.

* MACHINES                        : Mesin dalam proses produksi juga harus dilakukan                            pengawasan. Apakah kualitas mesin tersebut masih                                      berkualitas dan dapat digunakan.

* MONEY                              : Modal yang digunakan, pengawasan terhadap keuangan /                            modal harus dilakukan. Jangan sampai usaha yang telah                                dijalankan sampai mengalami kerugian. Pendapatan tidak                                              boleh lebih besar dari pengeluaran.

* METHODE                         : Metode yang digunakan harus tepat dan benar. Segala                                 perhitungan harus benar-benar dihitung dari titik terkecil.

Teori-teori yang digunakan dan penyusunan rencana harus                           dirancang sedetail dan sejeas mungkin serta dijalankan                            dengan efektif dan efisien.

* MATERIALS                      : Persediaan Bahan Baku yang tersedia dan digunakan                                   harus slalu dikontrol, agar tidak terjadi kekurangan pada                                      bahan baku. Bahan baku yang digunakan harus berkualitas                                             agar hasil yang diinginkan dapat tercapai.