1.      Ada pandangan yang mengatakan bahwa lahirnya pancasila diilhami gagasan-gagasan besar dunia dan pengalaman bangsa-bangsa lain. Dan ada yang mengatakan bahwa pancasila berakar pada kepribadian bangsa indonesia sendiri. Apakah dari dua pernyataan tersebut tidak saling bertentangan, dan apakah memang pancasila sebagai ideologi gado-gado? Jelaskan pokok-pokok pikiran pandangan anda.

  • Analisis :

Menurut pendapat saya kedua pernyataan tersebut tidak bertentangan hanya saja terdapat kesalahpahaman. Sebelum tanggal 17 Agustus bangsa Indonesia belum merdeka. Bangsa Indonesia dijajah oleh bangsa lain. Banyak bangsa-bangsa lain yang menjajah atau berkuasa di Indonesia, misalnya bangsa Belanda, Portugis, Inggris, dan Jepang. Paling lama menjajah adalah bangsa Belanda. Padahal sebelum kedatangan penjajah bangsa asing tersebut, di wilayah negara RI terdapat kerajaan-kerajaan besar yang merdeka, misalnya Sriwijaya, Majapahit, Demak, Mataram, Ternate, dan Tidore. Terhadap penjajahan tersebut, bangsa Indonesia selalu melakukan perlawanan dalam bentuk perjuangan bersenjata maupun politik. Perjuangan bersenjata bangsa Indonesia dalam mengusir penjajah, dalam hal ini Belanda, sampai dengan tahun 1908 boleh dikatakan selalu mengalami kegagalan. Penjajahan Belanda berakhir pada tahun 1942, tepatnya tanggal 8 Maret. Sejak saat itu Indonesia diduduki oleh bala tentara Jepang. Namun Jepang tidak terlalu lama menduduki Indonesia. Mulai tahun 1944, tentara Jepang mulai kalah dalam melawan tentara Sekutu. Untuk menarik simpati bangsa Indonesia agar bersedia membantu Jepang dalam melawan tentara Sekutu, Jepang memberikan janji kemerdekaan di kelak kemudian hari. Janji ini diucapkan oleh Perdana Menteri Kaiso pada tanggal 7 September 1944. Oleh karena terus menerus terdesak, maka pada tanggal 29 April 1945 Jepang memberikan janji kemerdekaan yang kedua kepada bangsa Indonesia, yaitu janji kemerdekaan tanpa syarat yang dituangkan dalam Maklumat Gunseikan (Pembesar Tertinggi Sipil dari Pemerintah Militer Jepang di Jawa dan Madura). Kemudian dibentuiklah pula (BPUPKI). Tugas badan ini adalah menyelidiki dan mengumpulkan usul-usul untuk selanjutnya dikemukakan kepada pemerintah Jepang untuk dapat dipertimbangkan bagi kemerdekaan Indonesia.

Dalam sidang BPUPKI kedua, tanggal 10-16 juli 1945, hasil yang dicapai adalah merumuskan rancangan Hukum Dasar. Sejarah berjalan terus. Pada tanggal 9 Agustus dibentuk Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Pada tanggal 15 Agustus 1945 Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu, dan sejak saat itu Indonesia kosong dari kekuasaan. Keadaan tersebut dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh para pemimpin bangsa Indonesia, yaitu dengan memproklamasikan kemerdekaan Indonesia, pada tanggal 17 Agustus 1945. Sehari setelah proklamasi kemerdekaan PPKI mengadakan sidang, dengan acara utama (1) mengesahkan rancangan Hukum Dasar dengan preambulnya (Pembukaannya) dan (2) memilih Presiden dan Wakil Presiden.

2.      Agama merupakan pandangan dan pedoman hidup dalam kehidupan sehari-hari, termasuk hidup berorganisasi. Pancasila juga merupakan pedoman dalam semua segi kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Apakah itu tidak berarti mengagamakan pancasila? Jelaskan pokok-pokok pikiran pandangan anda.

  • Analisis:

Pancasila merupakan pedoman dari segi kehidupan berbangsa dan bernegara dan agama merupakan bagian dari pancasila tetapi bukan berarti pancasila dapat di gunakan sebagai pedoman hidup di dalam segi kehidupan beragama karena tidak mengandung petunjuk di dalam tata cara beragama .
Pendidikan pancasila bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur , memiliki pengetahuan dan keterampilan , kesehatan jasmani dan rohani juga kepribadian yang mantap dan mandiri serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan. Pendidikan pancasila yang berhasil akan membuahkan sikap mental bersifat cerdas dan penuh tanggung jawab maka pendidikan itulah yang merupakan pedoman hidup dalam kehidupan sehari-hari , dan termasuk hidup beroraganisasi. sehingga warga Negara Indonesia diharapkan mampu :
•memahami  
•menganalisis dan
•menjawab masalah- masalah yang di hadapi bangsanya.
Pancasila digunakan sebagai petunjuk arah semua kegiatan atau aktivitas hidup. Ini berate harus di jiwai dengan jiwa Keagamaan (sebagai manifestasi/perwujudan sila Ketuhanan Yang Maha Esa) yang merupakan satu kesatuan organisasi dan harus di jiwai.
Di dalam kehidupan berorganisasi Pancasila dapat digunakan sebagai pedoman untuk menyelesaikan masalah –masalah yang dihadapi ketika berorganisasi dari pemecahan masalah karena menguasai pengetahuan dan pemahaman tentang beraneka ragam masalah dasar kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara yang hendak di atasi dapat menggunakan penerapan pemikiran yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.